Results for "world"
Tentang Penyanyi Lana Del Rey

Art and Information - Selebrity. Ternyata masih banyak kalangan yang belum tahu tentang penyanyi Lana Del Rey. Kalangan muda lebih kenal Selena Gomez, Adele, Katty Perry, Rihana, Beyonce, Miley Cyrus, Cristina Perry, Bruno Mars, Pink, dan deretan artis penyanyi populer lainya.
Saya juga baru tahu ternyata ada artis yang punya style menyanyi dan gaya lagu seperti musik tempo duluan..., tempoe doeloe, hehe...

Pang Budito Friday, October 4, 2013
Apa Arti Domain

Art and Information – Domain & Hosting. Sahabat, sebelum kita membuat suatu Website atau Blog seharusnya kita sudah mengerti apa itu domain. Karena ibarat kita mau mencari tempat tinggal atau suatu alamat sudah barang tentu kita harus tahu dulu alamatnya. Dalam istilah sederhananya dalam mencari alamat sesuatu di internet kita harus tahu alamat/nama domain yang kita maksud.
Menurut istilah umum seperti dalam Wikipedia, domain adalah nama unik yang diberikan untuk menandai nama suatu server, seperti web server, email server, dalam jaringan komputer ataupun internet.

Pang Budito Thursday, March 28, 2013
Semakin Berisi Semakin Bijak
Syaikh Al Ghamidi

Art and Information - Humanity. Sebagaimana pepatah mengatakan, semakin berisi sebatang padi, maka semakin merunduklah ia kebawah. Artinya, semakin berilmu dan beriman seseorang, semakin rendah hati dia.
Itulah  yang tercermin dari sosok Syaikh Saad Al Ghamidi yang tak lain adalah Imam Masjidil Haram dalam kunjungan pertamanya ke Indonesia.

Pang Budito Wednesday, March 27, 2013
Pembuat Aplikasi Summly, Nick D'Aloisio

Art and Information - World. Remaja berusia 17 tahun, Nick D'Aloisio mendadak jadi jutawan setelah aplikasinya dibeli Yahoo. Aplikasi yang dapat merangkum berita tersebut dibeli dengan nilai 30 juta dolar AS atau sekitar Rp 291 miliar. Aplikasi yang disebut Summly tersebut akan digunakan untuk produkmobile Yahoo. Nick juga akan mulai bekerja penuh di kantor Yahoo sembari sekolah. 

"Saya berharap dapat bekerja sepanjang saya dibutuhkan untuk integrasi teknologi, " ujarnya dilansir The Telegraph.

Pang Budito
Catatan Sedih Seorang B.J Habibie - Inspiratif

Art and Information – Education. Catatan Sedih Seorang B.J Habibie - Pada usianya 74 tahun, mantan Presiden RI, BJ Habibie secara mendadak mengunjungi fasilitas Garuda Indonesia didampingi oleh putra sulung, Ilham Habibie dan keponakannya, Adri Subono, juragan Java Musikindo.

Kunjungan beliau dan rombongan disambut oleh President & CEO, Bapak Emirsyah Satar disertai seluruh Direksi dan para VP serta Area Manager yang sedang berada di Jakarta.

Dalam kunjungan ini, diputar video mengenai Garuda Indonesia Experience dan presentasi perjalanan kinerja Garuda Indonesia sejak tahun 2005 hingga tahun 2015 menuju Quantum Leap.

Sebagai “balasan” pak Habibie memutarkan video tentang penerbangan perdana N250 di landasan bandara Husein Sastranegara, IPTN Bandung tahun 1995 (tujuh belas tahun yang lalu!).

Entah, apa pasalnya dengan memutar video ini?

Video N250 bernama Gatotkaca terlihat roll-out kemudian tinggal landas secara mulus di-escort oleh satu pesawat latih dan sebuah pesawat N235. Pesawat N250 jenis Turboprop dan teknologi glass cockpit dengan kapasitas 50 penumpang terus mengudara di angkasa Bandung.

Dalam video tsb, tampak hadirin yang menyaksikan di pelataran parkir, antara lain Presiden RI Bapak Soeharto dan ibu, Wapres RI bapak Soedarmono, para Menteri dan para pejabat teras Indonesia serta para teknisi IPTN.

Semua bertepuk tangan dan mengumbar senyum kebanggaan atas keberhasilan kinerja N250. Bapak Presiden kemudian berbincang melalui radio komunikasi dengan pilot N250 yang di udara, terlihat pak Habibie mencoba mendekatkan telinganya di headset yang dipergunakan oleh Presiden Soeharto karena ingin ikut mendengar dengan pilot N250.

N250 sang Gatotkaca kembali pangkalan setelah melakukan pendaratan mulus di landasan………………

Di hadapan kami, BJ Habibie yang berusia 74 tahun menyampaikan cerita yang lebih kurang sbb:


“Dik, anda tahu…………..saya ini lulus SMA tahun 1954!” beliau membuka pembicaraan dengan gayanya yang khas penuh semangat dan memanggil semua hadirin dengan kata “Dik” kemudian secara lancar beliau melanjutkan……………..

“Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI, orator paling unggul, …….itu sebenarnya memiliki visi yang luar biasa cemerlang! Ia adalah Penyambung Lidah Rakyat! Ia tahu persis sebagai Insinyur………Indonesia dengan geografis ribuan pulau, memerlukan penguasaan Teknologi yang berwawasan nasional yakni Teknologi Maritim dan Teknologi Dirgantara.

Kala itu, tak ada ITB dan tak ada UI. Para pelajar SMA unggulan berbondong-bondong disekolahkan oleh Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi Maritim dan teknologi dirgantara.

Saya adalah rombongan kedua diantara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Pendidikan kami di luar negeri itu bukan pendidikan kursus kilat tapi sekolah bertahun-tahun sambil bekerja praktek. Sejak awal saya hanya tertarik dengan ‘how to build commercial aircraft’ bagi Indonesia.

Jadi sebenarnya Pak Soeharto, Presiden RI kedua hanya melanjutkan saja program itu, beliau juga bukan pencetus ide penerapan ‘teknologi’ berwawasan nasional di Indonesia. Lantas kita bangun perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah IPTN”.

“Sekarang Dik,…………anda semua lihat sendiri…………..N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ (istilah penerbangan untuk pesawat yang ‘oleng’) berlebihan, tenologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi ‘Fly by Wire’ bahkan sampai hari ini.

Rakyat dan negara kita ini membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu.Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri ‘apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang?”

Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya.

“Dik tahu…………….di dunia ini hanya 3 negara yang menutup industri strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina (?) dan Indonesia………….”

“Sekarang, semua tenaga ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri dan mereka bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil, Canada, Amerika dan Eropa…………….”

“Hati siapa yang tidak sakit menyaksikan itu semua…………………?”

“Saya bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier, Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun”.

“Tapi keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli pesawat negara mereka!”

Pak Habibie menghela nafas…………………..

***

Ini pandangan saya mengenai cerita pak Habibie di atas;

Sekitar tahun 1995, saya ditugaskan oleh Manager Operasi (JKTOF) kala itu, Capt. Susatyawanto untuk masuk sebagai salah satu anggota tim Airline Working Group di IPTN dalam kaitan produksi pesawat jet sekelas B737 yang dikenal sebagai N2130 (kapasitas 130 penumpang).

Saya bersyukur, akhirnya ditunjuk sebagai Co-Chairman Preliminary Flight Deck Design N2130 yang langsung bekerja dibawah kepala proyek N2130 adalah Ilham Habibie. Kala itu N250 sedang uji coba terus-menerus oleh penerbang test pilot (almarhum) Erwin.

Saya turut mendesain rancang-bangun kokpit N2130 yang serba canggih berdasarkan pengetahuan teknis saat menerbangkan McDonnel Douglas MD11. Kokpit N2130 akan menjadi mirip MD11 dan merupakan kokpit pesawat pertama di dunia yang mempergunakan LCD pada panel instrumen (bukan CRT sebagaimana kita lihat sekarang yang ada di pesawat B737NG).

Sebagian besar fungsi tampilan layar di kokpit juga mempergunakan “track ball atau touch pad” sebagaimana kita lihat di laptop.

N2130 juga merupakan pesawat jet single aisle dengan head room yang sangat besar yang memungkinkan penumpang memasuki tempat duduk tanpa perlu membungkukkan badan. Selain high speed sub-sonic, N2130 juga sangat efisien bahan bakar karena mempergunakan winglet, jauh sebelum winglet dipergunakan di beberapa pesawat generasi masa kini.

Saya juga pernah menguji coba simulator N250 yang masih prototipe pertama……………..

N2130 narrow body jet engine dan N250 twin turboprop, keduanya sangat handal dan canggih kala itu………bahkan hingga kini.

Lamunan saya ini, berkecamuk di dalam kepala manakala pak Habibie bercerita soal N250, saya memiliki kekecewaan yang yang sama dengan beliau, seandainya N2130 benar-benar lahir………….kita tak perlu susah-susah membeli B737 atau Airbus 320.

***

Pak Habibie melanjutkan pembicaraannya………………..

“Hal yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body, itu saya tunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Ia bukan karena anak Habibie, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai manufakturing pesawat terbang, kalau saya sebenarnya hanya ahli dalam bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita semua tak perlu tergantung dari Boeing dan Airbus untuk membangun jembatan udara di Indonesia”.

“Dik, dalam industri apapun kuncinya itu hanya satu QCD,

Q itu Quality, Dik, anda harus buat segala sesuatunya berkualitas tinggi dan konsisten? C itu Cost, Dik, tekan harga serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis? D itu Delivery, biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu!Itu saja!”

Pak Habibie melanjutkan penjelasan tentang QCD sbb:

“Kalau saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1 lantas D nilainya 1 pula, jika dijumlah maka menjadi 3. Tapi cara kerja QCD tidak begitu Dik………….organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang namanya QCD itu bisa menjadi 300 atau 3000 atau bahkan 30.000 sangat tergantung bagaimana anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai hati Dik………………”

Tiba-tiba, pak Habibie seperti merenung sejenak mengingat-ingat sesuatu ………………………

“Dik, ……….saya ini memulai segala sesuatunya dari bawah, sampai saya ditunjuk menjadi Wakil Dirut perusahaan terkemuka di Jerman dan akhirnya menjadi Presiden RI, itu semua bukan kejadian tiba-tiba. Selama 48 tahun saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun, ………..ibu Ainun istri saya. Ia ikuti kemana saja saya pergi dengan penuh kasih sayang dan rasa sabar.

Dik, kalian barangkali sudah biasa hidup terpisah dengan istri, you pergi dinas dan istri di rumah, tapi tidak dengan saya. Gini ya…………saya mau kasih informasi……….. Saya ini baru tahu bahwa ibu Ainun mengidap kanker hanya 3 hari sebelumnya, tak pernah ada tanda-tanda dan tak pernah ada keluhan keluar dari ibu……………………”

Pak Habibie menghela nafas panjang dan tampak sekali ia sangat emosional serta mengalami luka hati yang mendalam…………… seisi ruangan hening dan turut serta larut dalam emosi kepedihan pak Habibie, apalagi aku tanpa terasa air mata mulai menggenang.

Dengan suara bergetar dan setengah terisak pak Habibie melanjutkan……………………

“Dik, kalian tau……………..2 minggu setelah ditinggalkan ibu…………suatu hari, saya pakai piyama tanpa alas kaki dan berjalan mondar-mandir di ruang keluarga sendirian sambil memanggil-manggil nama ibu……… Ainun……… Ainun …………….. Ainun …………..saya mencari ibu di semua sudut rumah.

Para dokter yang melihat perkembangan saya sepeninggal ibu berpendapat ‘Habibie bisa mati dalam waktu 3 bulan jika terus begini…………..’ mereka bilang ‘Kita (para dokter) harus tolong Habibie’.

Para Dokter dari Jerman dan Indonesia berkumpul lalu saya diberinya 3 pilihan;

1. Pertama, saya harus dirawat, diberi obat khusus sampai saya dapat mandiri meneruskan hidup. Artinya saya ini gila dan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa!

2. Opsi kedua, para dokter akan mengunjungi saya di rumah, saya harus berkonsultasi terus-menerus dengan mereka dan saya harus mengkonsumsi obat khusus. Sama saja, artinya saya sudah gila dan harus diawasi terus……………

3. Opsi ketiga, saya disuruh mereka untuk menuliskan apa saja mengenai Ainun, anggaplah saya bercerita dengan Ainun seolah ibu masih hidup.

Saya pilih opsi yang ketiga……………………….”

Tiba-tiba, pak Habibie seperti teringat sesuatu (kita yang biasa mendengarkan beliau juga pasti maklum bahwa gaya bicara pak Habibie seperti meloncat kesana-kemari dan kadang terputus karena proses berpikir beliau sepertinya lebih cepat dibandingkan kecepatan berbicara dalam menyampaikan sesuatu) …………………. ia melanjutkan pembicaraannya;

“Dik, hari ini persis 600 hari saya ditinggal Ainun…………..dan hari ini persis 597 hari Garuda Indonesia menjemput dan memulangkan ibu Ainun dari Jerman ke tanah air Indonesia…….

Saya tidak mau menyampaikan ucapan terima kasih melalui surat…………. saya menunggu hari baik, berminggu-minggu dan berbulan-bulan untuk mencari momen yang tepat guna menyampaikan isi hati saya. Hari ini didampingi anak saya Ilham dan keponakan saya, Adri maka saya, Habibie atas nama seluruh keluarga besar Habibie mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, kalian, Garuda Indonesia telah mengirimkan sebuah Boeing B747-400 untuk menjemput kami di Jerman dan memulangkan ibu Ainun ke tanah air bahkan memakamkannya di Taman Makam Pahlawan. Sungguh suatu kehormatan besar bagi kami sekeluarga. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan Garuda Indonesia”

Seluruh hadirin terhenyak dan saya tak kuasa lagi membendung air mata…………………………

Setelah jeda beberapa waktu, pak Habibie melanjutkan pembicaraannya;

“Dik, sebegitu banyak ungkapan isi hati kepada Ainun, lalu beberapa kerabat menyarankan agar semua tulisan saya dibukukan saja, dan saya menyetujui…………………

Buku itu sebenarnya bercerita tentang jalinan kasih antara dua anak manusia. Tak ada unsur kesukuan, agama, atau ras tertentu. Isi buku ini sangat universal, dengan muatan budaya nasional Indonesia. Sekarang buku ini atas permintaan banyak orang telah diterjemahkan ke beberapa bahasa, antara lain Inggris, Arab, Jepang….. (saya lupa persisnya, namun pak Habibie menyebut 4 atau 5 bahasa asing).

Sayangnya buku ini hanya dijual di satu toko buku (pak Habibie menyebut nama satu toko buku besar), sudah dicetak 75.000 eksemplar dan langsung habis. Banyak orang yang ingin membaca buku ini tapi tak tahu dimana belinya. Beberapa orang di daerah di luar kota besar di Indonesia juga mengeluhkan dimana bisa beli buku ini di kota mereka.

Dik, asal you tahu…………semua uang hasil penjualan buku ini tak satu rupiahpun untuk memperkaya Habibie atau keluarga Habibie. Semua uang hasil penjualan buku ini dimasukkan ke rekening Yayasan yang dibentuk oleh saya dan ibu Ainun untuk menyantuni orang cacat, salah satunya adalah para penyandang tuna netra. Kasihan mereka ini sesungguhnya bisa bekerja dengan nyaman jika bisa melihat.

Saya berikan diskon 30% bagi pembeli buku yang jumlah besar bahkan saya tambahkan lagi diskon 10% bagi mereka karena saya tahu, mereka membeli banyak buku pasti untuk dijual kembali ke yang lain.

Sekali lagi, buku ini kisah kasih universal anak manusia dari sejak tidak punya apa-apa sampai menjadi Presiden Republik Indonesia dan Ibu Negara. Isinya sangat inspiratif……………….”

***
Saya menuliskan kembali pertemuan pak BJ Habibie dengan jajaran Garuda Indonesia karena banyak kisah inspiratif dari obrolan tersebut yang barangkali berguna bagi siapapun yang tidak sempat menghadiri pertemuan tsb. Sekaligus mohon maaf jika ada kekurangan penulisan disana-sini karena tulisan ini disusun berdasarkan ingatan tanpa catatan maupun rekaman apapun.

Jakarta, 12 Januari 2012

Salam,
Capt. Novianto Herupratomo

Pang Budito Tuesday, March 26, 2013
COP Siapkan Pusat Rehabilitasi-Reintroduksi Orangutan

Art and Information - World. Centre for Orangutan Protection (COP) mulai menyiapkan pusat rehabilitasi-reintroduksi orangutan di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pertengahan tahun ini, tempat tersebut sudah mulai dibuka.

Hal itu diungkapkan Hardi Baktiantoro selaku Principal COP, Kamis (21/2/2013). Menurut dia, tempat seluas 50 hektar itu nantinya sanggup menampung 50 orangutan. Ini akan menjadi tempat rehabilitasi orangutan kedua di Kaltim setelah Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Menurut Hardi, konflik antara manusia dan orangutan, terutama sebagai dampak dari konversi lahan, masih terjadi. Di sisi lain, pusat penyelamatan satwa, telah melebihi kapasitas. Saat ini pun, 15 orangutan sudah berada dalam daftar tunggu COP.

"Saat ini tengah dilakukan persiapan-persiapan. Masih proses ganti rugi lahan. Yang hendak kami pakai itu adalah hutan milik masyarakat. Setelah urusan ganti rugi lagan selesai, kami masih menyelesaikan perizinan. Ini yang butuh waktu lama, meski pembangunannya cepat. Target COP, pertengahan tahun tempat itu bisa dibuka," tutur Hardi.

Pembangunan tempat rehabilitasi-reintroduksi orangutan merupakan bentuk dukungan COP terhadap konservasi satwa. Pada 4 Februari 2013, juga ditandatangai nota kesepahaman (MoU) kerja sama perlindungan orangutan, khususnya sub spesies Pongo pygmaeus morio , oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim dan COP. (Source: Kompas.co)

Pang Budito Thursday, February 21, 2013
Candi Plaosan Adalah Peninggalan Dinasti Syailendra

Art and Information - Bila Anda berkesempatan mengunjungi Candi Prambanan, jangan bergegas pulang. Di sekitar kompleks Candi Prambanan terdapat berbagai candi lain, yang walau lebih kecil, tidak kalah menarik. Salah satunya adalah Candi Plaosan yang berada sekitar satu kilometer dari Prambanan.

Plaosan memiliki dua kompleks yang berseberangan, yaitu Plaosan Lor (utara) dan Plaosan Kidul (selatan). Kedua kompleks tersebut dipisahkan oleh sebuah jalan. Berbeda dari Candi Prambanan yang merupakan candi Hindu, Plaosan merupakan candi Buddha namun dengan gaya arsitektur terpengaruh Hindu.
Candi Plaosan merupakan peninggalan Dinasti Syailendra, dibangun di bawah perintah Rakai Pikatan untuk permaisurinya Sri Kahulunan atau Pramudyawardhani. Kompleks candi ini dibangun pada pertengahan abad ke-9.

Kompleks candi terdiri dari 174 bangunan kecil dan 116 stupa yang merupakan ciri khas candi Buddha. Di gerbang kedua kompleks candi terdapat arca Dwarapala, yang dianggap sebagai penjaga lokasi yang suci.
Kompleks Candi Plaosan Lor memiliki halaman tengah yang dikelilingi oleh dinding dengan pintu masuk di sebelah barat. Pada bagian tengah halaman terdapat sebuah pendopo. Di halaman ini terdapat tiga buah altar, yaitu altar utara, timur, dan barat. Di altar utara terdapat stupa Samantabadhara dan figur Ksitigarbha. Sementara itu di altar timur terdapat gambaran Amitbha, Ratnasambhava, Vairochana, dan Aksobya. Di altar barat terdapat gambaran Masjusri.

Candi Plaosan Kidul juga memiliki pendopo di bagian tengah. Pendopo ini dikelilingi oleh 8 candi kecil yang terbagi menjadi dua tingkat. Di tiap-tiap tingkat terdiri dari candi yang lebih kecil. Di Plaosan Kidul ini juga terdapat gambaran Amitbha, Vajrapani, serta Prajnaparamita yang dianggap sebagai ibu dari semua Buddha. 

Dibandingkan dengan Prambanan yang hampir selalu penuh sesak oleh wisatawan — baik domestik maupun internasional — Candi Plaosan cukup sepi. Mungkin karena tidak banyak dikenal. Namun, justru itulah kelebihannya. Saya sangat menikmati kunjungan ke kompleks candi ini.

Salah satu hal yang paling mengesankan adalah keberadaan candi yang terletak di tengah-tengah hamparan padi yang hijau. Burung-burung pun masih bebas berkeliaran di atas bebatuan.

Jangan kira Plaosan hanyalah sebuah kompleks kecil. Panjangnya mencapai 460 meter sedangkan lebarnya sekitar 290 meter. Di bagian dalam pagar terdapat parit yang mengelilingi kompleks candi.

Candi utama di Plaosan Lor dan Plaosan Kidul memiliki teras yang datar yang mengelilingi candi. Menurut sejarawan arsitektur seperti ini cukup unik, karena berbeda dengan candi-candi lainnya. Ada yang berpendapat bahwa teras yang datar tersebut dahulu difungsikan sebagai wihara.

Harga tiket masuk kompleks candi adalah Rp 5000 per orang. Parkir sepeda motor disediakan oleh  penduduk setempat di seberang pintu gerbang candi dengan tarif Rp 2000.

Lokasi Candi Plaosan cukup dekat dengan Prambanan. Dari jalan Yogya-Solo, Anda tinggal membelok ke kiri — menyusuri jalan yang berada tepat di sebelah kiri kompleks Prambanan. Jalan ini adalah jalan alternatif menuju ke Magelang. Di pertigaan, Anda membelok ke kanan hingga menemukan lokasi Candi Plaosan.

Oleh: Olenka Priyadarsani

Pang Budito Thursday, September 20, 2012
'Setan Api' dan Film Chris Tangey

Art and Information - Pembuat film Chris Tangey hanya bisa melihat kagum saat pusaran api setinggi 30 meter merobek padang rumput di Australia pada 11 September lalu.

Tangey berhasil menangkap gambaran fenomena yang jarang sekaligus mengejutkan tersebut saat sedang mencari lokasi buat filmnya di Alice Springs, Australia, menurut The Australian.
Fenomena itu dikenal dengan nama tornado api, meski sebenarnya istilah itu tidak tepat. Ahli iklim New York dan profesor ilmu atmosfer di Cornell University Mark Wysocki mengatakan bahwa putaran api lebih mirip seperti dust devil atau putaran debu daripada tornado.

"Saya akan menyebutnya vortex api, tapi kedengarannya kurang seksi, jadi saya sebut saja 'setan api'," katanya pada Life's Little Mysteries.

Seperti halnya putaran debu yang tiba-tiba muncul di hari cerah di padang pasir, 'setan api' lahir saat tanah yang panasnya tidak merata mengirimkan abu ke udara panas. Jika putaran debu mendapat sumber panas dari matahari, maka 'setan api' muncul dari titik-titik api sebelum terjadinya kebakaran hutan.

"Debu-debu ini terbentuk di area yang kecil di tanah, lalu naik dengan cepat, dan saat naik menyedot udara di sekitarnya seperti vacuum. Dan kemudian muncullah gerakan putaran yang menyerupai vorteks ini."

Bersamaan dengan semakin tingginya vorteks yang menyedot api, diameternya mulai mengecil dan percepatan putarannya makin tinggi.

Meski manusia sangat jarang melihat 'setan api', namun kejadian ini sebenarnya sangat awam. 'Setan api' biasanya bersumber dari pusat hutan yang terbakar, sehingga tak terlihat oleh manusia, kata Wysocki.

Karena setan api sangat jarang terekam daripada terlihat, tak banyak yang diketahui soal jangkauan dimensi serta kecepatan fenomena ini. Wysocki berspekulasi bahwa, rata-rata, ketinggiannya mencapai 30 meter dan berotasi dengan kecepatan 35,4 km per jam. Biasanya mereka akan langsung hilang dalam satu menit setelah kemunculannya.

Film yang direkam Tangey munkin dapat membantu meteorolog untuk memahami setan api ini, menurut Wysocki. Menurut dia, banyak ilmuwan mempelajari fisiologi tornado dari menganalisis rekaman hasil para pengejar badai.

Oleh:  Eli MacKinnon, Staf Penulis Life's Little Mysteries | LiveScience.com

Pang Budito
Daihatsu Ayla Tanpa AC Start Rp 75 Juta
Art and Information - Sebuah informasi bocor menunjukkan bahwa Daihatsu Ayla, city car murah kolaborasi Toyota-Daihatsu ada tiga pilihan tipe. Mobil yang dirakit PT Astra Daihatsu Motor ini akan ada versi termurah, menengah, dan yang termahal dengan harga mulai Rp 75 juta - Rp 100 juta.

"Yang termurah tidak dipasangkan AC. Tapi nanti konsumen bisa pasang sendiri," urai seorang narasumber yang tidak menjelaskan berapa harga AC tambahan tersebut jika nanti konsumen yang memilih Ayla termurah ingin membelinya.

Adapun varian terbagi tiga dengan kode D, M dan X. Varian D sebagai yang termurah dilepas dengan harga Rp 75 juta tanpa AC dan sistem hiburan audio. Varian M tersedia dalam pilihan transmisi manual dan otomatis dengan perbedaan harga Rp 10 juta (M/T Rp 80 juta, sedangkan A/T Rp 90 juta).

Varian X sebagai yang termahal juga dipasarkan dengan pilihan dua transmisi. Untuk versi manual dilepas dengan harga Rp 88 juta sedangkan untuk versi otomatis dibanderol harga Rp 100 juta.

Mobil tersebut dinamai Ayla, mirip-mirip dengan nama Agya yang merupakan mobil murah Toyota. Kemiripan nama ini tak lain karena memang merupakan produk kolaborasi Toyota-Daihatsu seperti layaknya Avanza-Xenia dan Rush-Terios.

"Sudah banyak yang menunggu ya. Kita sebenarnya tinggal menunggu pemerintah (soal regulasi LCGC) karena ini akan dipamerkan di IIMS 2012," ungkap Presiden Direktur ADM Sudirman Maman Rusdi pada suatu kesempatan di Jakarta. Adapun Joko Trisantoyo, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) pada Kamis kemarin juga menyatakan bahwa Agya akan tampil di publik IIMS 2012 baik Daihatsu Ayla maupun Toyota Agya kabarnya akan dipasangi mesin 3 silinder 1.000 cc. Dengan mengandalkan mesin ini konsumsi bahan bakar rata-rata bias mencapai sekitar 22 km/liter.

Harganya yang menarik memang menggiurkan. Namun berkaca pada Honda Brio yang ternyata 50 persen lebih mahal dari harga aslinya. Maka kalaupun Toyota Agya berkasus serupa, mudah-mudahan konsumen Tanah Air tidak terlalu kecewa. (kpl/why/vin)

Pang Budito
Whitney Houston’s Tumultuous Final Days

Art and Information - Anyone who'd followed reports of Whitney Houston's bizarre behavior in the days leading up to the Grammys had to have been "shocked, but not surprised" at reports of her demise, as the saying goes. Thursday in particular had been an obviously rough day in public for the troubled singer, whose appearance and behavior raised eyebrows among reporters, photographers, and regular folks who witnessed her erratic rounds.

First she first visited Brandy, Monica, and Clive Davis at rehearsals for the mogul's pre-Grammys party, where a Los Angeles Timesreporter described her as reeking of alcohol, "visibly bloated," and "disheveled in mismatched clothes and hair that was dripping wet with either sweat or water." According to the Times, when Houston wasn't mugging and gesticulating wildly for Brandy and Monica — who were doing a media junket, as well as preparing a duet — she was alternately skipping around the lobby or "wandering aimlessly" around the Beverly Hills Hotel grounds. Reportedly, guests had even called security to report the singer doing handstands by the hotel pool.

Houston's Thursday was about to get worse… way worse. That evening, she attended a party headlined by Kelly Price at the Tru nightclub in Hollywood. As she exited, seeming intoxicated, photographers took close-ups of her legs, which appeared to be spotted with blood streaks, along with scratches on her wrists.

Pang Budito Monday, February 13, 2012
Paris Hilton Attends Opening Salon in Bali

Art and Information - Paris Hilton the world celebrities will attend the opening party and a beauty salon owned by his friend Rob Peetoom in Seminyak, Kuta, Bali. This was revealed by the PublicRelations Manager Rob Peetoom Hair Salon Spa, Lina Mulyani in Petitenget, Seminyak, Thursday (10/11/2011).

"Paris Hilton tonight (Thursday night) will come for the opening of this salon, and thenproceed with a private party relationships and Rob about 20.00 pm," he said.
The party that will bring the fashion show was held at Metis Restaurant, Seminyak, which is not far from the location of the salon Rob Peetoom.

Art and Information – Paris Hilton is a friend of Rob. At that time Paris had attended Rob's birthday is the 40th, while the salon, Seminyak is a beauty salon to the 15's Rob Peetoom.
"The 14 other salons in the Netherlands. And the salon is a salon on Bali's first branchabroad. Paris has also been to the hairdresser Rob in the Netherlands, and it's onedibooking salon," said Lina.

Besides Paris Hilton, the artist Happy Salma Indonesia had also come to the beauty salon Rob Peetoom in Seminyak on October 7, 2011 when Soft Opening ceremony was held.
Beauty salon which has an area of 1,000 square meters with 25 workers from the Netherlands and Indoneisa it is one of the expensive salons that have a market to foreignnationals.

Art and Information - For a one-time service shampooing, Rob Peetoom charge 300 thousand, while for other beauty services cost an average of 400 thousand worth up to Rp 3 million. Paris Hilton came to Bali with friends model Cheyenne Tozzi players in the movie X-Men. He was known to arrive in Bali on Wednesday (9 / 11) night, as he wrote in the account of micro blogging site, Twitter. Paris plans to be in Bali for a week, and staying in a hotel in Seminyak area.

Pang Budito Monday, November 14, 2011
Borobudur In Rescue



Post-eruption Mount Merapi, UNESCO, the Ministry of Culture and Tourism, and the Friends of Borobudur held an emergency response to rescue Borobudur Temple.Borobudur is a UNESCO world heritage site. An emergency operation seeks to protect the Borobudur temple from damage that may arise due to the eruption of Mount Merapi.In addition, another action is to revive the livelihoods of local communities who depend on tourism.
 

"I visited Borobudur last Thursday to see firsthand the development of cleanup and restoration efforts," said Director of UNESCO Regional Science Bureau for Asia and the Pacific Hubert Gijzen to Kompas.com, Sunday (01/16/2011). He added that the business is going well and there are many workers or volunteers who participated in these large-scale mission. 

Pang Budito Wednesday, January 19, 2011
Culture and Tourism of Papua - Indonesia
One of the big island in Indonesia is the island of Papua, which has been nicknamed the earth paradise. Papua is the easternmost section of Indonesia. Direct border with Papua New Guinea, Australia directly adjacent to the sea. Geographically Papua are a very strategic location.


Sightseeing in Papua has not optimally utilized. So that when compared with other parts of Indonesia lagged behind. In addition to transportation facilities that have not been evenly also a lack of media campaign to market the tourism potential there.

One of the prime attractions of West Papua New Guinea in particular, precisely in the City of Kaimana.

Culture and Tourism of Papua - Indonesia

Pang Budito Monday, January 3, 2011
Global Warming’s Subtle Changes
Global warming may not have much effect on those in the U.S. Midwest, but others may find it very difficult to “Just adjust”.

These are not great pictures, but I was not planning to write an article when I took them the day before Thanksgiving this year. But, they have a message. One shows our redbud tree that budded into green leaves as if it were Spring after going dormant for the year. The pear tree still had pears and green leaves not yet bitten by frost. They reminded me of my family’s Thanksgiving photo taken in front of my dad’s apple tree in1998. We were all in shirtsleeves and the apple tree still had green leaves, as it had not yet frosted that year. My father, then 88, said that never in his memory had a frost been so late. It turned out that 1998 was one of the hottest years on record but this year may set a new record. It is interesting that two of the latest frosts in our area in almost a century have occurred after Thanksgiving – and in the past 12 years.
Other subtle changes have taken place in my lifetime. We used to be in gardening zone six but we are now in zone seven. That means we are now having warmer winters, later frosts, and earlier warm-ups in the spring. Several times our fruit trees bloomed during a false spring in February only to have the blossoms nipped by a later freeze. We have a longer growing season which sounds good. That also means a longer season for insects and pests and they have shown up in greater abundance. Our gardening is a hobby so it is not a serious matter if we lose a crop to early freezes or pests. We recently have had record rainfall in the spring and three years ago the ground was wet for so long it drowned some of our fruit trees. But, we are now experiencing dryer weather in late summer and early fall – and the redbud tree in the picture had its leaves turn brown by September from dry weather. Scientists cannot predict the weather but only that the warming Earth will cause weather to become more extreme – and we seem to be observing that.

The signs of a warming Earth are sometimes subtle and it is rather hard to tell if that is the cause of changes we see. Biologists are telling us that some species are extending their range to the North. We now have fire ants and armadillos which were not around when I was growing up. I recently found some Kudzu growing over at the lake and some along a fence near my house. Kudzu is an invasive plant that chokes out other vegetation and kills trees; it thrives in higher CO2 levels and warmer temperatures. I certainly hope it doesn’t get started here. And sadly, the quail which were plentiful during my childhood have disappeared from the hills and fields in this area. Some say foraging armadillos are responsible by destroying their nests, but no one really knows for sure. I’m not sure the quail’s disappearance had anything to do with global warming but they have come to symbolize for me that subtle changes are taking place. It’s sad that good things may change and my grandchildren may never be aware of the things that are gone.
There is sound scientific evidence that the Earth is warming and those who long denied the evidence have now shifted their message, saying we should “just adjust”. I’m not sure what that means, but those of us who live in the Midwestern United States will probably be able to do so. It may be more difficult for other people in the world. The people of Kashmir are concerned that the glaciers that feed their streams in the summer are receding – making less water available. The Sherpa of Tibet are worried that their villages may be flooded by lakes that now form each summer from melting glaciers . The lakes are held back by ice dams and, if a dam breaks, it will be a catastrophe for their villages. The Inuit in the Arctic are having to move their coastal villages to keep them from being eroded away by wave action of open seas which were year round ice before. Their inland villages are threatened as well as the permafrost upon which some were built now becomes a quagmire in the summer. Telling the people whose lives will be changed forever by global warming to “just adjust” seems a little hollow.
(C) 2010 J.C. moore




Pang Budito Saturday, December 18, 2010
What is Quran (koran)? Facts About Quran
Apa Quran - Fakta tentang Quran

* Quran dieja sebagai Al-Qur'an, Al Quran dan umumnya sebagai Quran.

* Quran adalah Kitab Suci yang mulia dan agama Islam.

* Muslim percaya pada Quran sebagai firman Tuhan (Allah). 

* Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad sebagai kata terakhir dari Tuhan (Allah). 

* Menurut ajaran Agama Islam (Ajaran bahwa Allah diajarkan Muhammad melalui Quran dan bentuk-bentuk lain dari wahyu) bahwa perintah-perintah Tuhan (Allah) dalam Al-Qur'an menggantikan semua perintah sebelumnya yang terungkap dalam wahyu sebelumnya seperti Taurat dan Alkitab.

Pang Budito Monday, December 13, 2010
Showing posts with label world. Show all posts
Showing posts with label world. Show all posts

Friday, October 4, 2013

Tentang Penyanyi Lana Del Rey


Art and Information - Selebrity. Ternyata masih banyak kalangan yang belum tahu tentang penyanyi Lana Del Rey. Kalangan muda lebih kenal Selena Gomez, Adele, Katty Perry, Rihana, Beyonce, Miley Cyrus, Cristina Perry, Bruno Mars, Pink, dan deretan artis penyanyi populer lainya.
Saya juga baru tahu ternyata ada artis yang punya style menyanyi dan gaya lagu seperti musik tempo duluan..., tempoe doeloe, hehe...

Thursday, March 28, 2013

Apa Arti Domain


Art and Information – Domain & Hosting. Sahabat, sebelum kita membuat suatu Website atau Blog seharusnya kita sudah mengerti apa itu domain. Karena ibarat kita mau mencari tempat tinggal atau suatu alamat sudah barang tentu kita harus tahu dulu alamatnya. Dalam istilah sederhananya dalam mencari alamat sesuatu di internet kita harus tahu alamat/nama domain yang kita maksud.
Menurut istilah umum seperti dalam Wikipedia, domain adalah nama unik yang diberikan untuk menandai nama suatu server, seperti web server, email server, dalam jaringan komputer ataupun internet.

Wednesday, March 27, 2013

Semakin Berisi Semakin Bijak

Syaikh Al Ghamidi

Art and Information - Humanity. Sebagaimana pepatah mengatakan, semakin berisi sebatang padi, maka semakin merunduklah ia kebawah. Artinya, semakin berilmu dan beriman seseorang, semakin rendah hati dia.
Itulah  yang tercermin dari sosok Syaikh Saad Al Ghamidi yang tak lain adalah Imam Masjidil Haram dalam kunjungan pertamanya ke Indonesia.

Pembuat Aplikasi Summly, Nick D'Aloisio


Art and Information - World. Remaja berusia 17 tahun, Nick D'Aloisio mendadak jadi jutawan setelah aplikasinya dibeli Yahoo. Aplikasi yang dapat merangkum berita tersebut dibeli dengan nilai 30 juta dolar AS atau sekitar Rp 291 miliar. Aplikasi yang disebut Summly tersebut akan digunakan untuk produkmobile Yahoo. Nick juga akan mulai bekerja penuh di kantor Yahoo sembari sekolah. 

"Saya berharap dapat bekerja sepanjang saya dibutuhkan untuk integrasi teknologi, " ujarnya dilansir The Telegraph.

Tuesday, March 26, 2013

Catatan Sedih Seorang B.J Habibie - Inspiratif


Art and Information – Education. Catatan Sedih Seorang B.J Habibie - Pada usianya 74 tahun, mantan Presiden RI, BJ Habibie secara mendadak mengunjungi fasilitas Garuda Indonesia didampingi oleh putra sulung, Ilham Habibie dan keponakannya, Adri Subono, juragan Java Musikindo.

Kunjungan beliau dan rombongan disambut oleh President & CEO, Bapak Emirsyah Satar disertai seluruh Direksi dan para VP serta Area Manager yang sedang berada di Jakarta.

Dalam kunjungan ini, diputar video mengenai Garuda Indonesia Experience dan presentasi perjalanan kinerja Garuda Indonesia sejak tahun 2005 hingga tahun 2015 menuju Quantum Leap.

Sebagai “balasan” pak Habibie memutarkan video tentang penerbangan perdana N250 di landasan bandara Husein Sastranegara, IPTN Bandung tahun 1995 (tujuh belas tahun yang lalu!).

Entah, apa pasalnya dengan memutar video ini?

Video N250 bernama Gatotkaca terlihat roll-out kemudian tinggal landas secara mulus di-escort oleh satu pesawat latih dan sebuah pesawat N235. Pesawat N250 jenis Turboprop dan teknologi glass cockpit dengan kapasitas 50 penumpang terus mengudara di angkasa Bandung.

Dalam video tsb, tampak hadirin yang menyaksikan di pelataran parkir, antara lain Presiden RI Bapak Soeharto dan ibu, Wapres RI bapak Soedarmono, para Menteri dan para pejabat teras Indonesia serta para teknisi IPTN.

Semua bertepuk tangan dan mengumbar senyum kebanggaan atas keberhasilan kinerja N250. Bapak Presiden kemudian berbincang melalui radio komunikasi dengan pilot N250 yang di udara, terlihat pak Habibie mencoba mendekatkan telinganya di headset yang dipergunakan oleh Presiden Soeharto karena ingin ikut mendengar dengan pilot N250.

N250 sang Gatotkaca kembali pangkalan setelah melakukan pendaratan mulus di landasan………………

Di hadapan kami, BJ Habibie yang berusia 74 tahun menyampaikan cerita yang lebih kurang sbb:


“Dik, anda tahu…………..saya ini lulus SMA tahun 1954!” beliau membuka pembicaraan dengan gayanya yang khas penuh semangat dan memanggil semua hadirin dengan kata “Dik” kemudian secara lancar beliau melanjutkan……………..

“Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI, orator paling unggul, …….itu sebenarnya memiliki visi yang luar biasa cemerlang! Ia adalah Penyambung Lidah Rakyat! Ia tahu persis sebagai Insinyur………Indonesia dengan geografis ribuan pulau, memerlukan penguasaan Teknologi yang berwawasan nasional yakni Teknologi Maritim dan Teknologi Dirgantara.

Kala itu, tak ada ITB dan tak ada UI. Para pelajar SMA unggulan berbondong-bondong disekolahkan oleh Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi Maritim dan teknologi dirgantara.

Saya adalah rombongan kedua diantara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Pendidikan kami di luar negeri itu bukan pendidikan kursus kilat tapi sekolah bertahun-tahun sambil bekerja praktek. Sejak awal saya hanya tertarik dengan ‘how to build commercial aircraft’ bagi Indonesia.

Jadi sebenarnya Pak Soeharto, Presiden RI kedua hanya melanjutkan saja program itu, beliau juga bukan pencetus ide penerapan ‘teknologi’ berwawasan nasional di Indonesia. Lantas kita bangun perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah IPTN”.

“Sekarang Dik,…………anda semua lihat sendiri…………..N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ (istilah penerbangan untuk pesawat yang ‘oleng’) berlebihan, tenologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi ‘Fly by Wire’ bahkan sampai hari ini.

Rakyat dan negara kita ini membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu.Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri ‘apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang?”

Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya.

“Dik tahu…………….di dunia ini hanya 3 negara yang menutup industri strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina (?) dan Indonesia………….”

“Sekarang, semua tenaga ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri dan mereka bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil, Canada, Amerika dan Eropa…………….”

“Hati siapa yang tidak sakit menyaksikan itu semua…………………?”

“Saya bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier, Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun”.

“Tapi keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli pesawat negara mereka!”

Pak Habibie menghela nafas…………………..

***

Ini pandangan saya mengenai cerita pak Habibie di atas;

Sekitar tahun 1995, saya ditugaskan oleh Manager Operasi (JKTOF) kala itu, Capt. Susatyawanto untuk masuk sebagai salah satu anggota tim Airline Working Group di IPTN dalam kaitan produksi pesawat jet sekelas B737 yang dikenal sebagai N2130 (kapasitas 130 penumpang).

Saya bersyukur, akhirnya ditunjuk sebagai Co-Chairman Preliminary Flight Deck Design N2130 yang langsung bekerja dibawah kepala proyek N2130 adalah Ilham Habibie. Kala itu N250 sedang uji coba terus-menerus oleh penerbang test pilot (almarhum) Erwin.

Saya turut mendesain rancang-bangun kokpit N2130 yang serba canggih berdasarkan pengetahuan teknis saat menerbangkan McDonnel Douglas MD11. Kokpit N2130 akan menjadi mirip MD11 dan merupakan kokpit pesawat pertama di dunia yang mempergunakan LCD pada panel instrumen (bukan CRT sebagaimana kita lihat sekarang yang ada di pesawat B737NG).

Sebagian besar fungsi tampilan layar di kokpit juga mempergunakan “track ball atau touch pad” sebagaimana kita lihat di laptop.

N2130 juga merupakan pesawat jet single aisle dengan head room yang sangat besar yang memungkinkan penumpang memasuki tempat duduk tanpa perlu membungkukkan badan. Selain high speed sub-sonic, N2130 juga sangat efisien bahan bakar karena mempergunakan winglet, jauh sebelum winglet dipergunakan di beberapa pesawat generasi masa kini.

Saya juga pernah menguji coba simulator N250 yang masih prototipe pertama……………..

N2130 narrow body jet engine dan N250 twin turboprop, keduanya sangat handal dan canggih kala itu………bahkan hingga kini.

Lamunan saya ini, berkecamuk di dalam kepala manakala pak Habibie bercerita soal N250, saya memiliki kekecewaan yang yang sama dengan beliau, seandainya N2130 benar-benar lahir………….kita tak perlu susah-susah membeli B737 atau Airbus 320.

***

Pak Habibie melanjutkan pembicaraannya………………..

“Hal yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body, itu saya tunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Ia bukan karena anak Habibie, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai manufakturing pesawat terbang, kalau saya sebenarnya hanya ahli dalam bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita semua tak perlu tergantung dari Boeing dan Airbus untuk membangun jembatan udara di Indonesia”.

“Dik, dalam industri apapun kuncinya itu hanya satu QCD,

Q itu Quality, Dik, anda harus buat segala sesuatunya berkualitas tinggi dan konsisten? C itu Cost, Dik, tekan harga serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis? D itu Delivery, biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu!Itu saja!”

Pak Habibie melanjutkan penjelasan tentang QCD sbb:

“Kalau saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1 lantas D nilainya 1 pula, jika dijumlah maka menjadi 3. Tapi cara kerja QCD tidak begitu Dik………….organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang namanya QCD itu bisa menjadi 300 atau 3000 atau bahkan 30.000 sangat tergantung bagaimana anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai hati Dik………………”

Tiba-tiba, pak Habibie seperti merenung sejenak mengingat-ingat sesuatu ………………………

“Dik, ……….saya ini memulai segala sesuatunya dari bawah, sampai saya ditunjuk menjadi Wakil Dirut perusahaan terkemuka di Jerman dan akhirnya menjadi Presiden RI, itu semua bukan kejadian tiba-tiba. Selama 48 tahun saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun, ………..ibu Ainun istri saya. Ia ikuti kemana saja saya pergi dengan penuh kasih sayang dan rasa sabar.

Dik, kalian barangkali sudah biasa hidup terpisah dengan istri, you pergi dinas dan istri di rumah, tapi tidak dengan saya. Gini ya…………saya mau kasih informasi……….. Saya ini baru tahu bahwa ibu Ainun mengidap kanker hanya 3 hari sebelumnya, tak pernah ada tanda-tanda dan tak pernah ada keluhan keluar dari ibu……………………”

Pak Habibie menghela nafas panjang dan tampak sekali ia sangat emosional serta mengalami luka hati yang mendalam…………… seisi ruangan hening dan turut serta larut dalam emosi kepedihan pak Habibie, apalagi aku tanpa terasa air mata mulai menggenang.

Dengan suara bergetar dan setengah terisak pak Habibie melanjutkan……………………

“Dik, kalian tau……………..2 minggu setelah ditinggalkan ibu…………suatu hari, saya pakai piyama tanpa alas kaki dan berjalan mondar-mandir di ruang keluarga sendirian sambil memanggil-manggil nama ibu……… Ainun……… Ainun …………….. Ainun …………..saya mencari ibu di semua sudut rumah.

Para dokter yang melihat perkembangan saya sepeninggal ibu berpendapat ‘Habibie bisa mati dalam waktu 3 bulan jika terus begini…………..’ mereka bilang ‘Kita (para dokter) harus tolong Habibie’.

Para Dokter dari Jerman dan Indonesia berkumpul lalu saya diberinya 3 pilihan;

1. Pertama, saya harus dirawat, diberi obat khusus sampai saya dapat mandiri meneruskan hidup. Artinya saya ini gila dan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa!

2. Opsi kedua, para dokter akan mengunjungi saya di rumah, saya harus berkonsultasi terus-menerus dengan mereka dan saya harus mengkonsumsi obat khusus. Sama saja, artinya saya sudah gila dan harus diawasi terus……………

3. Opsi ketiga, saya disuruh mereka untuk menuliskan apa saja mengenai Ainun, anggaplah saya bercerita dengan Ainun seolah ibu masih hidup.

Saya pilih opsi yang ketiga……………………….”

Tiba-tiba, pak Habibie seperti teringat sesuatu (kita yang biasa mendengarkan beliau juga pasti maklum bahwa gaya bicara pak Habibie seperti meloncat kesana-kemari dan kadang terputus karena proses berpikir beliau sepertinya lebih cepat dibandingkan kecepatan berbicara dalam menyampaikan sesuatu) …………………. ia melanjutkan pembicaraannya;

“Dik, hari ini persis 600 hari saya ditinggal Ainun…………..dan hari ini persis 597 hari Garuda Indonesia menjemput dan memulangkan ibu Ainun dari Jerman ke tanah air Indonesia…….

Saya tidak mau menyampaikan ucapan terima kasih melalui surat…………. saya menunggu hari baik, berminggu-minggu dan berbulan-bulan untuk mencari momen yang tepat guna menyampaikan isi hati saya. Hari ini didampingi anak saya Ilham dan keponakan saya, Adri maka saya, Habibie atas nama seluruh keluarga besar Habibie mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, kalian, Garuda Indonesia telah mengirimkan sebuah Boeing B747-400 untuk menjemput kami di Jerman dan memulangkan ibu Ainun ke tanah air bahkan memakamkannya di Taman Makam Pahlawan. Sungguh suatu kehormatan besar bagi kami sekeluarga. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan Garuda Indonesia”

Seluruh hadirin terhenyak dan saya tak kuasa lagi membendung air mata…………………………

Setelah jeda beberapa waktu, pak Habibie melanjutkan pembicaraannya;

“Dik, sebegitu banyak ungkapan isi hati kepada Ainun, lalu beberapa kerabat menyarankan agar semua tulisan saya dibukukan saja, dan saya menyetujui…………………

Buku itu sebenarnya bercerita tentang jalinan kasih antara dua anak manusia. Tak ada unsur kesukuan, agama, atau ras tertentu. Isi buku ini sangat universal, dengan muatan budaya nasional Indonesia. Sekarang buku ini atas permintaan banyak orang telah diterjemahkan ke beberapa bahasa, antara lain Inggris, Arab, Jepang….. (saya lupa persisnya, namun pak Habibie menyebut 4 atau 5 bahasa asing).

Sayangnya buku ini hanya dijual di satu toko buku (pak Habibie menyebut nama satu toko buku besar), sudah dicetak 75.000 eksemplar dan langsung habis. Banyak orang yang ingin membaca buku ini tapi tak tahu dimana belinya. Beberapa orang di daerah di luar kota besar di Indonesia juga mengeluhkan dimana bisa beli buku ini di kota mereka.

Dik, asal you tahu…………semua uang hasil penjualan buku ini tak satu rupiahpun untuk memperkaya Habibie atau keluarga Habibie. Semua uang hasil penjualan buku ini dimasukkan ke rekening Yayasan yang dibentuk oleh saya dan ibu Ainun untuk menyantuni orang cacat, salah satunya adalah para penyandang tuna netra. Kasihan mereka ini sesungguhnya bisa bekerja dengan nyaman jika bisa melihat.

Saya berikan diskon 30% bagi pembeli buku yang jumlah besar bahkan saya tambahkan lagi diskon 10% bagi mereka karena saya tahu, mereka membeli banyak buku pasti untuk dijual kembali ke yang lain.

Sekali lagi, buku ini kisah kasih universal anak manusia dari sejak tidak punya apa-apa sampai menjadi Presiden Republik Indonesia dan Ibu Negara. Isinya sangat inspiratif……………….”

***
Saya menuliskan kembali pertemuan pak BJ Habibie dengan jajaran Garuda Indonesia karena banyak kisah inspiratif dari obrolan tersebut yang barangkali berguna bagi siapapun yang tidak sempat menghadiri pertemuan tsb. Sekaligus mohon maaf jika ada kekurangan penulisan disana-sini karena tulisan ini disusun berdasarkan ingatan tanpa catatan maupun rekaman apapun.

Jakarta, 12 Januari 2012

Salam,
Capt. Novianto Herupratomo

Thursday, February 21, 2013

COP Siapkan Pusat Rehabilitasi-Reintroduksi Orangutan


Art and Information - World. Centre for Orangutan Protection (COP) mulai menyiapkan pusat rehabilitasi-reintroduksi orangutan di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pertengahan tahun ini, tempat tersebut sudah mulai dibuka.

Hal itu diungkapkan Hardi Baktiantoro selaku Principal COP, Kamis (21/2/2013). Menurut dia, tempat seluas 50 hektar itu nantinya sanggup menampung 50 orangutan. Ini akan menjadi tempat rehabilitasi orangutan kedua di Kaltim setelah Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Menurut Hardi, konflik antara manusia dan orangutan, terutama sebagai dampak dari konversi lahan, masih terjadi. Di sisi lain, pusat penyelamatan satwa, telah melebihi kapasitas. Saat ini pun, 15 orangutan sudah berada dalam daftar tunggu COP.

"Saat ini tengah dilakukan persiapan-persiapan. Masih proses ganti rugi lahan. Yang hendak kami pakai itu adalah hutan milik masyarakat. Setelah urusan ganti rugi lagan selesai, kami masih menyelesaikan perizinan. Ini yang butuh waktu lama, meski pembangunannya cepat. Target COP, pertengahan tahun tempat itu bisa dibuka," tutur Hardi.

Pembangunan tempat rehabilitasi-reintroduksi orangutan merupakan bentuk dukungan COP terhadap konservasi satwa. Pada 4 Februari 2013, juga ditandatangai nota kesepahaman (MoU) kerja sama perlindungan orangutan, khususnya sub spesies Pongo pygmaeus morio , oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim dan COP. (Source: Kompas.co)

Thursday, September 20, 2012

Candi Plaosan Adalah Peninggalan Dinasti Syailendra


Art and Information - Bila Anda berkesempatan mengunjungi Candi Prambanan, jangan bergegas pulang. Di sekitar kompleks Candi Prambanan terdapat berbagai candi lain, yang walau lebih kecil, tidak kalah menarik. Salah satunya adalah Candi Plaosan yang berada sekitar satu kilometer dari Prambanan.

Plaosan memiliki dua kompleks yang berseberangan, yaitu Plaosan Lor (utara) dan Plaosan Kidul (selatan). Kedua kompleks tersebut dipisahkan oleh sebuah jalan. Berbeda dari Candi Prambanan yang merupakan candi Hindu, Plaosan merupakan candi Buddha namun dengan gaya arsitektur terpengaruh Hindu.
Candi Plaosan merupakan peninggalan Dinasti Syailendra, dibangun di bawah perintah Rakai Pikatan untuk permaisurinya Sri Kahulunan atau Pramudyawardhani. Kompleks candi ini dibangun pada pertengahan abad ke-9.

Kompleks candi terdiri dari 174 bangunan kecil dan 116 stupa yang merupakan ciri khas candi Buddha. Di gerbang kedua kompleks candi terdapat arca Dwarapala, yang dianggap sebagai penjaga lokasi yang suci.
Kompleks Candi Plaosan Lor memiliki halaman tengah yang dikelilingi oleh dinding dengan pintu masuk di sebelah barat. Pada bagian tengah halaman terdapat sebuah pendopo. Di halaman ini terdapat tiga buah altar, yaitu altar utara, timur, dan barat. Di altar utara terdapat stupa Samantabadhara dan figur Ksitigarbha. Sementara itu di altar timur terdapat gambaran Amitbha, Ratnasambhava, Vairochana, dan Aksobya. Di altar barat terdapat gambaran Masjusri.

Candi Plaosan Kidul juga memiliki pendopo di bagian tengah. Pendopo ini dikelilingi oleh 8 candi kecil yang terbagi menjadi dua tingkat. Di tiap-tiap tingkat terdiri dari candi yang lebih kecil. Di Plaosan Kidul ini juga terdapat gambaran Amitbha, Vajrapani, serta Prajnaparamita yang dianggap sebagai ibu dari semua Buddha. 

Dibandingkan dengan Prambanan yang hampir selalu penuh sesak oleh wisatawan — baik domestik maupun internasional — Candi Plaosan cukup sepi. Mungkin karena tidak banyak dikenal. Namun, justru itulah kelebihannya. Saya sangat menikmati kunjungan ke kompleks candi ini.

Salah satu hal yang paling mengesankan adalah keberadaan candi yang terletak di tengah-tengah hamparan padi yang hijau. Burung-burung pun masih bebas berkeliaran di atas bebatuan.

Jangan kira Plaosan hanyalah sebuah kompleks kecil. Panjangnya mencapai 460 meter sedangkan lebarnya sekitar 290 meter. Di bagian dalam pagar terdapat parit yang mengelilingi kompleks candi.

Candi utama di Plaosan Lor dan Plaosan Kidul memiliki teras yang datar yang mengelilingi candi. Menurut sejarawan arsitektur seperti ini cukup unik, karena berbeda dengan candi-candi lainnya. Ada yang berpendapat bahwa teras yang datar tersebut dahulu difungsikan sebagai wihara.

Harga tiket masuk kompleks candi adalah Rp 5000 per orang. Parkir sepeda motor disediakan oleh  penduduk setempat di seberang pintu gerbang candi dengan tarif Rp 2000.

Lokasi Candi Plaosan cukup dekat dengan Prambanan. Dari jalan Yogya-Solo, Anda tinggal membelok ke kiri — menyusuri jalan yang berada tepat di sebelah kiri kompleks Prambanan. Jalan ini adalah jalan alternatif menuju ke Magelang. Di pertigaan, Anda membelok ke kanan hingga menemukan lokasi Candi Plaosan.

Oleh: Olenka Priyadarsani

'Setan Api' dan Film Chris Tangey


Art and Information - Pembuat film Chris Tangey hanya bisa melihat kagum saat pusaran api setinggi 30 meter merobek padang rumput di Australia pada 11 September lalu.

Tangey berhasil menangkap gambaran fenomena yang jarang sekaligus mengejutkan tersebut saat sedang mencari lokasi buat filmnya di Alice Springs, Australia, menurut The Australian.
Fenomena itu dikenal dengan nama tornado api, meski sebenarnya istilah itu tidak tepat. Ahli iklim New York dan profesor ilmu atmosfer di Cornell University Mark Wysocki mengatakan bahwa putaran api lebih mirip seperti dust devil atau putaran debu daripada tornado.

"Saya akan menyebutnya vortex api, tapi kedengarannya kurang seksi, jadi saya sebut saja 'setan api'," katanya pada Life's Little Mysteries.

Seperti halnya putaran debu yang tiba-tiba muncul di hari cerah di padang pasir, 'setan api' lahir saat tanah yang panasnya tidak merata mengirimkan abu ke udara panas. Jika putaran debu mendapat sumber panas dari matahari, maka 'setan api' muncul dari titik-titik api sebelum terjadinya kebakaran hutan.

"Debu-debu ini terbentuk di area yang kecil di tanah, lalu naik dengan cepat, dan saat naik menyedot udara di sekitarnya seperti vacuum. Dan kemudian muncullah gerakan putaran yang menyerupai vorteks ini."

Bersamaan dengan semakin tingginya vorteks yang menyedot api, diameternya mulai mengecil dan percepatan putarannya makin tinggi.

Meski manusia sangat jarang melihat 'setan api', namun kejadian ini sebenarnya sangat awam. 'Setan api' biasanya bersumber dari pusat hutan yang terbakar, sehingga tak terlihat oleh manusia, kata Wysocki.

Karena setan api sangat jarang terekam daripada terlihat, tak banyak yang diketahui soal jangkauan dimensi serta kecepatan fenomena ini. Wysocki berspekulasi bahwa, rata-rata, ketinggiannya mencapai 30 meter dan berotasi dengan kecepatan 35,4 km per jam. Biasanya mereka akan langsung hilang dalam satu menit setelah kemunculannya.

Film yang direkam Tangey munkin dapat membantu meteorolog untuk memahami setan api ini, menurut Wysocki. Menurut dia, banyak ilmuwan mempelajari fisiologi tornado dari menganalisis rekaman hasil para pengejar badai.

Oleh:  Eli MacKinnon, Staf Penulis Life's Little Mysteries | LiveScience.com

Daihatsu Ayla Tanpa AC Start Rp 75 Juta

Art and Information - Sebuah informasi bocor menunjukkan bahwa Daihatsu Ayla, city car murah kolaborasi Toyota-Daihatsu ada tiga pilihan tipe. Mobil yang dirakit PT Astra Daihatsu Motor ini akan ada versi termurah, menengah, dan yang termahal dengan harga mulai Rp 75 juta - Rp 100 juta.

"Yang termurah tidak dipasangkan AC. Tapi nanti konsumen bisa pasang sendiri," urai seorang narasumber yang tidak menjelaskan berapa harga AC tambahan tersebut jika nanti konsumen yang memilih Ayla termurah ingin membelinya.

Adapun varian terbagi tiga dengan kode D, M dan X. Varian D sebagai yang termurah dilepas dengan harga Rp 75 juta tanpa AC dan sistem hiburan audio. Varian M tersedia dalam pilihan transmisi manual dan otomatis dengan perbedaan harga Rp 10 juta (M/T Rp 80 juta, sedangkan A/T Rp 90 juta).

Varian X sebagai yang termahal juga dipasarkan dengan pilihan dua transmisi. Untuk versi manual dilepas dengan harga Rp 88 juta sedangkan untuk versi otomatis dibanderol harga Rp 100 juta.

Mobil tersebut dinamai Ayla, mirip-mirip dengan nama Agya yang merupakan mobil murah Toyota. Kemiripan nama ini tak lain karena memang merupakan produk kolaborasi Toyota-Daihatsu seperti layaknya Avanza-Xenia dan Rush-Terios.

"Sudah banyak yang menunggu ya. Kita sebenarnya tinggal menunggu pemerintah (soal regulasi LCGC) karena ini akan dipamerkan di IIMS 2012," ungkap Presiden Direktur ADM Sudirman Maman Rusdi pada suatu kesempatan di Jakarta. Adapun Joko Trisantoyo, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) pada Kamis kemarin juga menyatakan bahwa Agya akan tampil di publik IIMS 2012 baik Daihatsu Ayla maupun Toyota Agya kabarnya akan dipasangi mesin 3 silinder 1.000 cc. Dengan mengandalkan mesin ini konsumsi bahan bakar rata-rata bias mencapai sekitar 22 km/liter.

Harganya yang menarik memang menggiurkan. Namun berkaca pada Honda Brio yang ternyata 50 persen lebih mahal dari harga aslinya. Maka kalaupun Toyota Agya berkasus serupa, mudah-mudahan konsumen Tanah Air tidak terlalu kecewa. (kpl/why/vin)

Monday, February 13, 2012

Whitney Houston’s Tumultuous Final Days


Art and Information - Anyone who'd followed reports of Whitney Houston's bizarre behavior in the days leading up to the Grammys had to have been "shocked, but not surprised" at reports of her demise, as the saying goes. Thursday in particular had been an obviously rough day in public for the troubled singer, whose appearance and behavior raised eyebrows among reporters, photographers, and regular folks who witnessed her erratic rounds.

First she first visited Brandy, Monica, and Clive Davis at rehearsals for the mogul's pre-Grammys party, where a Los Angeles Timesreporter described her as reeking of alcohol, "visibly bloated," and "disheveled in mismatched clothes and hair that was dripping wet with either sweat or water." According to the Times, when Houston wasn't mugging and gesticulating wildly for Brandy and Monica — who were doing a media junket, as well as preparing a duet — she was alternately skipping around the lobby or "wandering aimlessly" around the Beverly Hills Hotel grounds. Reportedly, guests had even called security to report the singer doing handstands by the hotel pool.

Houston's Thursday was about to get worse… way worse. That evening, she attended a party headlined by Kelly Price at the Tru nightclub in Hollywood. As she exited, seeming intoxicated, photographers took close-ups of her legs, which appeared to be spotted with blood streaks, along with scratches on her wrists.

Monday, November 14, 2011

Paris Hilton Attends Opening Salon in Bali


Art and Information - Paris Hilton the world celebrities will attend the opening party and a beauty salon owned by his friend Rob Peetoom in Seminyak, Kuta, Bali. This was revealed by the PublicRelations Manager Rob Peetoom Hair Salon Spa, Lina Mulyani in Petitenget, Seminyak, Thursday (10/11/2011).

"Paris Hilton tonight (Thursday night) will come for the opening of this salon, and thenproceed with a private party relationships and Rob about 20.00 pm," he said.
The party that will bring the fashion show was held at Metis Restaurant, Seminyak, which is not far from the location of the salon Rob Peetoom.

Art and Information – Paris Hilton is a friend of Rob. At that time Paris had attended Rob's birthday is the 40th, while the salon, Seminyak is a beauty salon to the 15's Rob Peetoom.
"The 14 other salons in the Netherlands. And the salon is a salon on Bali's first branchabroad. Paris has also been to the hairdresser Rob in the Netherlands, and it's onedibooking salon," said Lina.

Besides Paris Hilton, the artist Happy Salma Indonesia had also come to the beauty salon Rob Peetoom in Seminyak on October 7, 2011 when Soft Opening ceremony was held.
Beauty salon which has an area of 1,000 square meters with 25 workers from the Netherlands and Indoneisa it is one of the expensive salons that have a market to foreignnationals.

Art and Information - For a one-time service shampooing, Rob Peetoom charge 300 thousand, while for other beauty services cost an average of 400 thousand worth up to Rp 3 million. Paris Hilton came to Bali with friends model Cheyenne Tozzi players in the movie X-Men. He was known to arrive in Bali on Wednesday (9 / 11) night, as he wrote in the account of micro blogging site, Twitter. Paris plans to be in Bali for a week, and staying in a hotel in Seminyak area.

Wednesday, January 19, 2011

Borobudur In Rescue




Post-eruption Mount Merapi, UNESCO, the Ministry of Culture and Tourism, and the Friends of Borobudur held an emergency response to rescue Borobudur Temple.Borobudur is a UNESCO world heritage site. An emergency operation seeks to protect the Borobudur temple from damage that may arise due to the eruption of Mount Merapi.In addition, another action is to revive the livelihoods of local communities who depend on tourism.
 

"I visited Borobudur last Thursday to see firsthand the development of cleanup and restoration efforts," said Director of UNESCO Regional Science Bureau for Asia and the Pacific Hubert Gijzen to Kompas.com, Sunday (01/16/2011). He added that the business is going well and there are many workers or volunteers who participated in these large-scale mission. 

Monday, January 3, 2011

Culture and Tourism of Papua - Indonesia

One of the big island in Indonesia is the island of Papua, which has been nicknamed the earth paradise. Papua is the easternmost section of Indonesia. Direct border with Papua New Guinea, Australia directly adjacent to the sea. Geographically Papua are a very strategic location.


Sightseeing in Papua has not optimally utilized. So that when compared with other parts of Indonesia lagged behind. In addition to transportation facilities that have not been evenly also a lack of media campaign to market the tourism potential there.

One of the prime attractions of West Papua New Guinea in particular, precisely in the City of Kaimana.

Saturday, December 18, 2010

Global Warming’s Subtle Changes

Global warming may not have much effect on those in the U.S. Midwest, but others may find it very difficult to “Just adjust”.

These are not great pictures, but I was not planning to write an article when I took them the day before Thanksgiving this year. But, they have a message. One shows our redbud tree that budded into green leaves as if it were Spring after going dormant for the year. The pear tree still had pears and green leaves not yet bitten by frost. They reminded me of my family’s Thanksgiving photo taken in front of my dad’s apple tree in1998. We were all in shirtsleeves and the apple tree still had green leaves, as it had not yet frosted that year. My father, then 88, said that never in his memory had a frost been so late. It turned out that 1998 was one of the hottest years on record but this year may set a new record. It is interesting that two of the latest frosts in our area in almost a century have occurred after Thanksgiving – and in the past 12 years.
Other subtle changes have taken place in my lifetime. We used to be in gardening zone six but we are now in zone seven. That means we are now having warmer winters, later frosts, and earlier warm-ups in the spring. Several times our fruit trees bloomed during a false spring in February only to have the blossoms nipped by a later freeze. We have a longer growing season which sounds good. That also means a longer season for insects and pests and they have shown up in greater abundance. Our gardening is a hobby so it is not a serious matter if we lose a crop to early freezes or pests. We recently have had record rainfall in the spring and three years ago the ground was wet for so long it drowned some of our fruit trees. But, we are now experiencing dryer weather in late summer and early fall – and the redbud tree in the picture had its leaves turn brown by September from dry weather. Scientists cannot predict the weather but only that the warming Earth will cause weather to become more extreme – and we seem to be observing that.

The signs of a warming Earth are sometimes subtle and it is rather hard to tell if that is the cause of changes we see. Biologists are telling us that some species are extending their range to the North. We now have fire ants and armadillos which were not around when I was growing up. I recently found some Kudzu growing over at the lake and some along a fence near my house. Kudzu is an invasive plant that chokes out other vegetation and kills trees; it thrives in higher CO2 levels and warmer temperatures. I certainly hope it doesn’t get started here. And sadly, the quail which were plentiful during my childhood have disappeared from the hills and fields in this area. Some say foraging armadillos are responsible by destroying their nests, but no one really knows for sure. I’m not sure the quail’s disappearance had anything to do with global warming but they have come to symbolize for me that subtle changes are taking place. It’s sad that good things may change and my grandchildren may never be aware of the things that are gone.
There is sound scientific evidence that the Earth is warming and those who long denied the evidence have now shifted their message, saying we should “just adjust”. I’m not sure what that means, but those of us who live in the Midwestern United States will probably be able to do so. It may be more difficult for other people in the world. The people of Kashmir are concerned that the glaciers that feed their streams in the summer are receding – making less water available. The Sherpa of Tibet are worried that their villages may be flooded by lakes that now form each summer from melting glaciers . The lakes are held back by ice dams and, if a dam breaks, it will be a catastrophe for their villages. The Inuit in the Arctic are having to move their coastal villages to keep them from being eroded away by wave action of open seas which were year round ice before. Their inland villages are threatened as well as the permafrost upon which some were built now becomes a quagmire in the summer. Telling the people whose lives will be changed forever by global warming to “just adjust” seems a little hollow.
(C) 2010 J.C. moore




Monday, December 13, 2010

What is Quran (koran)? Facts About Quran

Apa Quran - Fakta tentang Quran

* Quran dieja sebagai Al-Qur'an, Al Quran dan umumnya sebagai Quran.

* Quran adalah Kitab Suci yang mulia dan agama Islam.

* Muslim percaya pada Quran sebagai firman Tuhan (Allah). 

* Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad sebagai kata terakhir dari Tuhan (Allah). 

* Menurut ajaran Agama Islam (Ajaran bahwa Allah diajarkan Muhammad melalui Quran dan bentuk-bentuk lain dari wahyu) bahwa perintah-perintah Tuhan (Allah) dalam Al-Qur'an menggantikan semua perintah sebelumnya yang terungkap dalam wahyu sebelumnya seperti Taurat dan Alkitab.